iklan

loading...

Monday, February 11, 2013

Ketoprofen

KALTROFEN

komposisi
Ketoprofen 100 mg

Farmakologi
Ketoprofen merupakan suatu antiinflamasi non steroid dengan efek antiinflamasi, analgesik dan antipiretik. Sebagai anti inflamasi bekerja dengan menghambat sintesa prostaglandin. Pada pemberian oral kadar puncak dicapai selama 0,5–2 jam. Waktu paruh eliminasi pada orang dewasa 3 jam, dan 5 jam pada orang tua.

INDIKASI
Pengobatan simtomatik pada artritis reumatoid, osteoartritis, gout akut, dan spodilitis ankilosa.


KONTRA INDIKASI
• Hipersensitif terhadap obat-obat anti inflamasi non steroid.
• Ulkus peptikum aktif, penyakit peradangan aktif pada saluran pencernaan, bronkhospasme berat.
• Pasien dengan riwayat asma atau alergi.


PERHATIAN
  • Lakukan pengawasan terhadap penderita dengan gangguan fungsi ginjal, hipertensi, disfungsi hati, kelainan hiperaktifitas lambung.
  • Kaltrofen sebaiknya diberikan bersama makanan atau susu untuk menghindari timbulnya efek samping. 
  • Hamil, menyusui.

Interaksi obat

  • Pemakaian bersama dengan warfarin, sulfonilurea atau hidantoin dapat memperpanjang waktu protrombin dan perdarahan gastrointestinal.
  • Pemakaian bersama dengan metotreksat dilaporkan menimbulkan interaksi berbahaya, mungkin dengan menghambat sekresi tubular dari metotreksat.

EFEK SAMPING
Dispepsia, mual, muntah, nyeri perut, sakit kepala, pusing, bunyi denging dalam telinga tanpa rangsang dari luar, gangguan penglihatan, ruam, dan disfungsi ginjal.

KEMASAN
Tablet salut enterik 100 mg x 30 butir.


DOSIS

Sediaan oral :
Dosis awal yang dianjurkan : 75 mg 3 kali sehari atau 50 mg 4 kali sehari.
Dosis maksimum 300 mg sehari. Sebaiknya digunakan bersama dengan makanan atau susu.
Injeksi IM :
50–100 mg tiap 4 jam. Dosis maksimum 200 mg/hari, tidak lebih dari 3 hari.

PABRIK
Kalbe Farma.

No comments:

Post a Comment

Mohon kritik dan saran dari para pembaca untuk kemajuan blog ini. TERIMAKASIH