BARANGKALI ANDA MEMBUTUHKAN :

JIKA MERASA KURANG LENGKAP SILAHKAN CARI

Jumat, 01 Februari 2013

Contoh Format Rencana Keperawatan Komunitas

Pada pstingan sebelumnya saya sudah membahas Contoh Skoring Keperawatan Komunitas Nah pada pstingan kali ini saya akan membahas tentang Contoh Format Rencana Keperawatan Komunitas, berikut Format Renpra komunitas

NO
DIAGNOSA KEPERAWATAN
TUJUAN
STRATEGI
INTERVENSI
    EVALUASI

KRITERIA
STANDAR
Tujuan Jangka
Panjang
Tujuan Jangka Pendek
1
Resiko tinggi  terjadinya penyakit yang disebabkan oleh lingkungan  yang tidak sehat (Diare) di Desa Pasir Mulya
b.d kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan lingkungan.
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 minggu diharapkan masyarakat Di Desa Pasirmulya terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak sehat.



Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x30 menit masyarakat di Desa Pasirmulya diharapkan :
1.     Pengetahuan masyarakat tentang kesehatan lingkungan meningkat dengan cara : masyarakat mampu menyebutkan arti dan ciri lingkungan sehat , akibat dari lingkungan tidak sehat yang dapat menimbulkan Diare  serta cara perawatannya.
2.     Pengetahuan masyarakat      tentang kesehatan lingkungan dan penyakit-penyakit akibat lingkunagan yang tidak sehat serta cara perawatannya
3.     Keterampilan Kader dalam memberikan penyuluhan tentang kesehatan lingkungan dan penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat serta cara perawatannya
4.     Memiliki tempat pembuangan sampah yang terawat.
5.     Mampu mendemonstrasikan kegiatan yang dapat meningkatkan kebersihan rumah dan lingkungan

1.     Bina hubungan saling percaya antara mahasiswa dengan masyarakat.
2.     Berikan pendidikan kesehatan tentang kesehatan lingkungan dan penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat
3.     Berikan pendidikan kesehatan tentang DIARE
4.     Motivasi kader untuk memberikan penyuluhan tentang kesehatan lingkungan
5.     Motivasi kader untuk memberikanpenyuluhan tentang penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat
6.     Lakukan penyebaran leafleat tentang lingkungan  sehat, penyakit DIARE
7.     Fasilitasi masyarakat untuk mendapatkan bantuan pengadaan MCK pada aparat pemerintahan daerah
8.     Kerjasama lintas sektoral untuk pengadaan MCK.

Masyarakat memahami akan pentingnya kebersiha lingkungan dan mengetahui cara – cara untuk meningkatkan atau menjaga kesehatan lingkungan
90% masyarakat di desa pasirmulya menyebutkan arti dan ciri diare serta perawatannya.


2
Resiko tinggi terjadinya penularan penyakit disebabkan oleh lingkungan  yang tidak sehat (ISPA, TBC) di Desa Pasir Mulya b.d kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan lingkungan

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 minggu diharapkan masyarakat Di Desa Pasirmulya terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak sehat.


Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x30 menit masyarakat di  Desa Pasirmulya diharapkan :
1.     Pengetahuan masyarakat tentang kesehatan lingkungan meningkat dengan cara : masyarakat mampu menyebutkan arti dan ciri lingkungan sehat , akibat dari lingkungan tidak sehat yang dapat menimbulkan ISPA dan Diare  serta cara perawatannya.
2.     Pengetahuan masyarakat      tentang kesehatan lingkungan dan penyakit-penyakit akibat lingkunagan yang tidak sehat serta cara perawatannya
3.     Keterampilan Kader dalam memberikan penyuluhan tentang kesehatan lingkungan dan penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat serta cara perawatannya
4.     Memiliki tempat pembuangan sampah yang terawat.
5.     Mampu mendemonstrasikan kegiatan yang dapat meningkatkan kebersihan rumah dan lingkungan


1.     Bina hubungan saling percaya antara mahasiswa dengan masyarakat.

2.     Berikan pendidikan kesehatan tentang kesehatan lingkungan dan penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat

3.     Motivasi kader untuk memberikan penyuluhan tentang kesehatan lingkungan

4.     Motivasi kader untuk memberikan penyuluhan tentang penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat
5.     Lakukan penyebaran leafleat tentang lingkungan  sehat, penyakit ISPA dan TBC


Masyarakat memahami akan pentingnya kebersiha lingkungan dan mengetahui cara – cara untuk meningkatkan atau menjaga kesehatan lingkungan
90% masyarakat di desa pasirmulya meyebutkan arti dan ciri akibat dari lingkungan tidak sehat yang menimbulkan penyakit seperti ISPA dan TBC serta cara perawatannya

3
Resiko tinggi penurunan derajat kesehatan pada masyarakat di desa pasir mulya

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 minggu diharapkan masyarakat di Desa Pasirmulya terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak sehat.


Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x30 menit masyarakat di Desa Pasirmulya diharapkan :
1.     Pengetahuan masyarakat tentang kesehatan lingkungan meningkat dengan cara : masyarakat mampu menyebutkan arti dan ciri lingkungan sehat , akibat dari lingkungan tidak sehat
2.     Pengetahuan masyarakat      tentang kesehatan lingkungan dan penyakit-penyakit akibat lingkunagan yang tidak sehat serta cara perawatannya
3.     Keterampilan Kader dalam memberikan penyuluhan tentang kesehatan lingkungan dan penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat serta cara perawatannya
4.     Memiliki tempat pembuangan sampah yang terawat.


1.      Bina hubungan saling percaya antara mahasiswa dengan masyarakat.
2.      Berikan pendidikan kesehatan tentang kesehatan lingkungan dan penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat
3.      Motivasi kader untuk memberikan penyuluhan tentang kesehatan lingkungan
4.      Motivasi kader untuk memberikan penyuluhan tentang penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat
5.      Lakukan penyebaran leafleat tentang lingkungan  sehat

Masyarakat memahami akan pentingnya kebersihan lingkungan dan mengetahui cara – cara untuk meningkatkan atau menjaga kesehatan lingkungan
90% masyarakat di desa pasirmulya meyebutkan arti dan ciri akibat dari lingkungan tidak sehat yang menimbulkan penyakit

4
Resiko terjadinya penurunan kesehatan pada lansia (rematik dan hipertensi) di Desa Pasirmulya
b.d kurangnya pengetahuan terhadap kesehatan lansia dan perubahan-perubahan yang terjadi pada lansia
Setelah dilakukan tindakan keperawatan pada masyarakat  Desa Pasirmulya
dalam waktu dua minggu maka diharapkan  lansia di Desa Pasirmulya memiliki status kesehatan yang optimal


Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x30 menit Desa Pasirmulya diharapkan :
1.      pengetahuan  masyarakat tentang perawatan penyakit (hipertensi dan rematik) dan perubahan-perubahan yang terjadi pada lansia meningkat

2.      masyarakat mampu menjelaskan tentang perawatan penyakit degeneratif pada lansia

3.     Pengetahuan kelompok masyarakat tentang cara merawat lansia dengan rematik, hipertensi,  dengan  cara masyarakat mampu menyebutkan pengertian penyebab tanda-tanda dan gejala, akibat serta cara perawatan lansia dengan penyakit


1.     Kaji tingkat pengetahuan masyarakat tentang perawatan penyakit degeeratif (hipertensi dan rematik) dan perubahan-perubahan pada lansia
2.     Berikan Pendidikan Kesehatan   tentang pengertian, tanda dan gejala, penyebab sarta akibat dan cara perawatan dari rematik dan hipertensi
3.     Motivasi lansia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan
4.     Lakukan penyebaran leafleat tentang Rematik, hipertensi
1.      Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang cara perawatan lansia

2.      Adanya Motivasi lansia dalam memeriksa kesehatan

3.      Adanya partisipasi lansia dalam memeriksa tekanan darah
90% masyarakat di desa pasirmulya dapat meyebutkan rematik, hipertensi dan cara perawatannya

5
Resiko terjadi penurunan derajat kesehatan pada usia dewasa di Desa PasirMulya

Setelah dilaksanakan  tindakan keperawatan selama 2 minggu Kurang pengetahuan tentang KB pada wanita dengan usia subur di Desa Pasirmulya dapat teratasi


setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x30 menit  diharapkan : pengetahuan masyarakat tentang KB dan penyakit hipertensi,reumatik

1.   Kaji tingkat pengetahuan masyarakat tentang perawatan penyakit (hipertensi dan rematik) serta KB

2.     Berikan Pendidikan Kesehatan   tentang pengertian, tanda dan gejala, penyebab serta akibat dan cara perawatan dari rematik dan hipertensi dan KB

3.     Motivasi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan

4.     Lakukan penyebaran leafleat tentang Rematik, hipertensi dan KB

1.     Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang cara perawatan penyakit

2.      Adanya Motivasi dalam memeriksa kesehatan

3.      Adanya partisipasi dalam memeriksa tekanan darah
90% masyarakat di desa pasirmulya dapat meyebutkan KB, rematik, hipertensi dan cara perawatannya

6
Tingginya prevalensi penyakit akibat kekebalan tubuh pada bayi di desa pasir mulya
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 minggu diharapkan masyarakat Di Desa Pasirmulya terhindar dari penyakit


Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x30 menit masyarakat di  Desa Pasirmulya diharapkan :
1.     Pengetahuan masyarakat tentang arti  dan manfaat dari ASI
2.     Keterampilan Kader dalam memberikan penyuluhan tentang manfaat ASI


1.      Bina hubungan saling percaya antara mahasiswa dengan masyarakat.
2.      Berikan pendidikan kesehatan tentang manfaat ASI
3.      Motivasi kader untuk memberikan penyuluhan tentang manfaat ASI
4.      Motivasi kader untuk memberikanpenyuluhan tentang tentang manfaat ASI
5.      Lakukan penyebaran leafleat tentang manfaat ASI
Masyarakat memahami arti dan manfaat dari ASI
M90% masyarakat di desa pasirmulya dapat meyebutkan arti dan manfaat dari ASI

7
Resiko tinggi terjadinya gangguan nutrisi pada balita di desa pasir mulya
berhubungan dengan kurangnya informasi

Setelah dilaksanakan  tindakan keperawatan selama 2 minggu Kurang pengetahuan pada ibu yang mempunyai balita di Desa Pasirmulya dapat teratasi


setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x30 menit  diharapkan : pengetahuan masyarakat terutama Ibu tentang KMS balita

1.      Kaji tingkat pengetahuan masyarakat tentang gizi bayi dan balita
2.      Berikan pendidikan kesehatan tentang gizi bagi bayi dan balita
3.      berikan informasi tentang gizi pada bayi dan balita pada masyarakat (Ibu)

4.      motivasi keluarga untuk memberikan bayi dan balita gizi yang seimbang

5.      berikan makanan tambahan : telor, buah-buahan dan biskuit
6.      motivasi kader untuk memberika penyuluhan tetang gizi balita
7.      Lakukan penyebaran leafleat tentang gizi pada balita

1.      Grafik KMS balita di area warna hijau

2.      Peningkatan angka kunjungan balita ke Posyandu


3.      Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang gizi kurang

4.      Peningkatan kemampuan kader dalam memberikan penyuluhan tentang gizi kurang
90% masyarakat di desa pasirmulya dapat meyebutkan
tentang nutrisi pada balita dan dapat membaca KMS
8
Penurunan derajat kesehatan pada anak usia sekolah di desa pasir mulya


Setelah dilaksanakan  tindakan keperawatan selama 2 minggu Kurang pengetahuan pada anak usia sekolah di Desa Pasirmulya dapat teratasi


setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x30 menit  diharapkan : pengetahuan masyarakat terutama anak usia sekolah dapat meningkat

1.     Kaji tingkat pengetahuan anak tentang PHBS dan perawatan penyakit diare
2.     Berikan Pendidikan Kesehatan   tentang PHBS dan perawatan penyakit diare
3.     Berikan Pendidikan Kesehatan  dan keterampilan pada anak tentang PHBS dan perawatan penyakit diare
4.     Lakukan penyebaran leafleat tentang PHBS dan diare
1.      Peningkatan pengetahuan anak tentang PHBS dan perawatan penyakit diare
2.      Adanya Motivasi lansia dalam cuci tangan 7 langkah

90% anak di desa pasirmulya dapat meyebutkan PHBS dan diare

9
Resiko tinggi terjadinya penurunan derajat kesehatan pada remaja di Desa Pasirmulya
Setelah dilaksanakan  tindakan keperawatan selama 2 minggu Kurang pengetahuan pada remaja tentang pentingnya bersosialiasi dilingkungan tempat tinggal, reproduksi, bahaya narkoba, dan pergaulan remaja di Desa Pasirmulya dapat teratasi


setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x30 menit  diharapkan : pengetahuan masyarakat terutama remaja mengetahui tentang pentingnya bersosialiasi dilingkungan tempat tinggal, reproduksi, bahaya narkoba, dan pergaulan remaja di Desa Pasirmulya

1.      Kaji tingkat pengetahuan remaja tentang narkoba
2.     Berikan Pendidikan Kesehatan   tentang narkoba
3.     Berikan Pendidikan Kesehatan  dan keterampilan pada remaja tentang narkoba
4.     Lakukan penyebaran leafleat tentang narkoba
1.     Peningkatan pengetahuan remaja tentang narkoba
90% remaja di desa pasirmulya dapat meyebutkan tentang narkoba

10
Resiko tinggi terjadinya  perilaku negative pada remaja di Desa Pasirmulya
 berhubungan dengan kurangnya informasi

Setelah dilaksanakan  tindakan keperawatan selama 2 minggu Peningkatan kegiatan positif pada remaja


setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x30 menit  diharapkan : terjadi peningkatan kegiatan positif pada remaja


1.     Kaji tingkat pengetahuan remaja tentang perilaku negative pada remaja

2.     Motivasi remaja untuk melakukan kegiatan
1.      Adanya Motivasi untuk melakukan kegiatan pada  remaja

90% remaja di desa pasirmulya melakukan kegiatan

11
Kurangnya sosialisasi desa siaga di desa pasir mulya
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 minggu diharapkan masyarakat Di Desa Pasirmulya mengetahui tentang desa siaga


Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x30 menit masyarakat di Desa Pasirmulya diharapkan :
Pengetahuan masyarakat tentang desa siaga


1.     Bina hubungan saling percaya antara mahasiswa dengan masyarakat.
2.     Berikan pendidikan kesehatan tentang desa siaga
3.     Motivasi kader untuk memberikan penyuluhan tentang desa siaga

Masyarakat memahami tentang desa siaga
90% masyarakat di desa pasirmulya dapat memahami tentang desa siaga



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mohon kritik dan saran dari para pembaca untuk kemajuan blog ini. TERIMAKASIH

kemanGi

kemanGi
teRhalNg

Sahabat Blog