iklan

loading...

Tuesday, January 1, 2013

Cetirizine

Cetirizine merupakan antihistamin generasi kedua, merupakan antihistamin selektif, antagonis reseptor H1 periferal dengan efek sedatif (kantuk)  yang rendah pada dosis aktif farmakologi/dosis anjuran. Cetirizine menghambat pelepasan histamin pada fase awal dan mengurangi perpindahan sel radang/inflamasi. Cetirizin digunakan pada pengobatan alergi, hay fever (atau rinitis alergi: allergic inflammation of the nasal airways, angioedema, dan urtikaria (biduran).

CETIRIZINE
10 mg Tablet Salut Selaput
KOMPOSISI :
Tiap tablet salut selaput mengandung Cetirizine diHCl 10 mg
FARMAKOLOGI :
Cetirizine adalah antihistamin, pada dosis farmakologi aktif, mempunyai efek mengantuk yang lebih kecil, dengan tambahan sifat antialergi. Cetirizine adalah reseptor H1-antagonis selektif dan pada reseptor lain efeknya dapat diabaikan, bebas dari efek anticholinergik dan antiserotonin. Cetirizine menghambat mediator histamin fase awal dari reaksi alergi, juga menurunkan migrasi sel inflamasi dan melepaskan mediator yang berhubungan dengan respon alergi yang sudah lama.
FARMAKOKINETIK :
- Puncak level darah untuk 0,3 ug/ml dicapai antara 30- 60 menit setelah pemberian Cetirizine 10 mg.
- Waktu paruh plasma kira-kira 11 jam.
- Absorpsi sangat konsisten pada semua subjek. Pengeluaran melalui ginjal 30 ml/menit dan waktu paruh ekskresi kira-kira 9 jam.
- Cetirizine terikat kuat pada protein plasma.
INDIKASI : 
- Pengobatan perennial rinitis, alergi rinitis musiman dan kronik idiopatik urtikaria.
POSOLOGI :
- Dewasa dan anak-anak diatas atau sampai 12tahun: 1 tablet (10 mg) perhari.
- Pada saat ini tidak cukup data klinik untuk direkomendasikan penggunaan Cetirizine pada anak-anak di bawah atau sampai 12 tahun.
- Pada saat ini tidak ada data, yang menyarankan penurunan dosis untuk penderita lansia. 0 Pada penderita kerusakan ginjal, dosis harus dikurangi menjadi 1/2 tablet perhari.
OVER DOSIS :
Mengantuk dapat menjadi gejala overdosis, akibat mengkonsumsi 50 mg sebagai dosis tunggal. Pada anak-anak, bisa terjadi agitasi (gelisah). Apabiia terjadi overdosis, pengobatan diiakukan pada gejalanya atau pendukungnya, bisa disarankan untuk menggunakan obat pencernaan secara bersamaan. Hingga saat ini, tidak ada antidot yang khusus. Cetirizine tidak efektif untuk dihilangkan dengan cara dialysis, dan dialysis akan tidak efektif kecuali zat yang dapat didiaiisa sama-sama dicerna.
KONTRA INDIKASI :
Penderita dengan pengalaman hipersensitif pada Cetirizine. Cetirizine kontraindikasi pada ibu menyusui karena diekskresikan melalui ASI.

PERINGATAN DAN PERHATIAN :

- Penelitian dengan ukuran objektif tidak menunjukkan adanya efek cetirizine pada fungsi kognitif, kinerja motorik atau mengantuk. Walaupun demikian, adanya efek terhadap system syaraf pusat telah diamati pada beberapa individu penderita, karenanya hati-hati bila mengendarai mobil atau mengoperasikan mesin.
- Penggunaan pada kehamilan Cetirizine hanya boleh diberikan kepada wanita hamil, bila benar-benar diperhitungkan keuntungan lebih besardari kerugiannya.
- Hati-hati penggunaan pada penderita epilepsi.
EFEK SAMPING :
Ada beberapa laporan terjadinya efek samping ringan dan sementara, misalnya sakit kepala, pusing, mengantuk, gelisah, kering mulut dan ketidaknyamanan pada pencernaan. Pada beberapa individu terjadi reaksi hipersensitif, termasuk reaksi kulit dan mungkin terjadi angiodema.
INTERAKSI :
Pada saat ini tidak ada interaksi dengan obat lain. Penelitian Diazepam dan Cetirizine tidak memperlihatkan interaksi. Seperti pemakaian antihistamin lainnya, disarankan untuktidak mengkonsumsi alkohol.
KEMASAN :
Dus berisi 3 strip @ 10 tablet salut selaput
No. Reg. GKL0412421717A1
Simpan pada suhu kamar (25- 30 °C), terlindung dari cahaya.
HARUS DENGAN RESEP DOKTER
PT. KIMIA FARMA
JAKARTA-INDONESIA

No comments:

Post a Comment

Mohon kritik dan saran dari para pembaca untuk kemajuan blog ini. TERIMAKASIH