iklan

loading...

Friday, November 16, 2012

SP RBD

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi Klien :
Data Subjektif :
· Klien mengatakan perasaannya sudah tenang dan tidak berkeinginan untuk bunuh diri lagi
Data objektif :
· Klien sudah kooperatif dengan perawat
· Klien tampak tenang
· Klien sudah tidak murung lagi
2. Diagnosa : Risiko Bunuh Diri
3. Tujuan :
a. Tujuan umum
Klien dapat mengontrol atau mencegah perilaku bunuh diri.
b. Tujuan khusus
· Klien dapat membuat rencana masa depan yang realistis
· Klien dapat mengidentifikasi cara mencapai rencana masa depan yang realistis
· Klien dapat melakukan kegiatan dalam rangka meraih masa depan yang realistis
4. Tindakan :
· Mendiskusikan dengan klien tentang membuat rencana masa depan yang realistis
· Mendiskusikan dengan klien cara mencapai rencana masa depan yang realistis
· Memberi dorongan pada klien untuk melakukan kegiatan dalam rangka meraih masa depan yang realistis
B. STRATEGI PELAKSANAAN
1. Orientasi :
· Salam Teraupetik
“Assalamualaikum kak Rika“
“Masih ingat dengan saya kan, Kak?”

· Evaluasi/validasi
Bagaimna perasaan kakak hari ini? Masih adakah terpikirkan oleh kakak untuk bunuh diri lagi?. “
“Alhamdulilah kakak tidak ada berpikiran seperti itu lagi”

· Kontrak
“Bagaimana kalau sekarang kita berdiskusi tentang rencana masa depan kakak dan cara mencapainya?”
“Kakak maunya berapa lama dan dimana? di sini saja?”


2. Kerja :
“Nah, sekarang coba kakak ceritakan apa rencana kak Rika dimasa depan setelah keluar dari sini nanti. “
“Wah....bagus!!. Ternyata kakak mempunyai rencana yang luar biasa bagus serta menarikdan masih mempunyai semangat hidup yang besar.”
“Nah, sekarang coba kita diskusikan keuntungan dan kerugian masing-masing rencana tersebut dan bagaimana cara mencapai masa depan yang kakak inginkan.” “Mari kita pilih cara yang paling baik dan realistis!, kalau menurut kak Rika yang mana?” “Ya, saya setujudengan kakak!“
“Nah...untuk meraih masa depan dengan cara tersebut tentu ada beberapa hal atau kegiatan yang harus dilakukan, menurut kakak apa saja itu?”
“Yup..benar sekali kak. Saya yakin kakak mampu melakukannya dan dapat meraih impian kakak. Jika kakak terus bersemangat dan tidak mudah putus asa, insya Allah rencana masa depan kakak itu akan dapat menjadi kenyataan. Bagaimana, kak?”
“Saya senang sekali kakak bersemangat seperti ini”

3. Terminasi :
· Evaluasi
Evaluasi subjektif:
“Bagaiman perasaan kak Rika setelah kita berbincang-bincang dan membuat rencana masa depan kakak tadi”.

-->

Evaluasi objektif
”Coba kakak sebutkan lagi apa saja rencana masa depan kakak dan bagaimana cara mencapainya”
“Ya...benar sekali, Kak”

· Tindak lanjut
“ Coba mulai sekarang, kakak melakukan kegiatan/rencana tersebut dengan cara yangkakak pilih tadi. “
“Bagaimana kalau kita buat rencana kegiatan dan memasukkannya kedalam jadwal kegiatan harian kakak agar semua masa depan yang kakak rencanakan tadi dapat tercapai.” Kakak inginnya setiap jam berapa?”


· Kontrak yang akan datang
“Baiklah kak, besok dijam yang sama kita akan bertemu lagi disini untuk membahas pengalaman kak Rika menggunakan cara yang dipilih. Kakak maunya jam berapa dan dimana kita bertemu lagi?”
“Kalau begitu saya permisi dulu ya, kak…..Assalamualaikum”

Resiko Bunuh Diri

SP I p
1. Mengidentifikasi benda-benda yang dapat membahayakan pasien
2. Mengamankan benda-benda yang dapat membahayakan pasien
3. Melakukan kontrak treatment
4. Mengajarkan cara mengendalikan dorongan bunuh diri
5. Melatih cara mengendalikan dorongan bunuh diri

SP II p
1. Mengidentifikasi aspek positif pasien
2. Mendorong pasien untuk berfikir positif terhadap diri
3. Mendorong pasien untuk menghargai diri sebagai individu yang berharga



SP III p
1. Mengidentifikasi pola koping yang biasa diterapkan pasien
2. Menilai pola koping yang biasa dilakukan
3. Mengidentifikasi pola koping yang konstruktif
4. Mendorong pasien memilih pola koping yang konstruktif
5. Membimbing pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian.


SP IV p
1. Membuat rencana masa depan yang realistis bersama pasien
2. Mengidentifikasi cara mencapai rencana masa depan yang realistis
3. Memberi dorongan pasien melakukan kegiatan dalam rangka meraih masa depan yang realistis

SP I k
1. Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien
2. Menjelaskan pengertian, tanda dan gejala risiko bunuh diri, dan jenis perilaku bunuh diri yang dialami pasien beserta proses terjadinya
3. Menjelaskan cara-cara merawat pasien risiko bunuh diri

SP II k
1. Melatih keluarga mempraktekkan cara merawat pasien dengan risiko bunuh diri
2. Melatih keluarga melakukan cara merawat langsung kepada pasien risko bunuh diri


SP III k
1. Membantu keluarga membuat jadual aktivitas di rumah termasuk minum obat
2. Mendiskusikan sumber rujukan yang bisa dijangkau oleh keluarga

No comments:

Post a Comment

Mohon kritik dan saran dari para pembaca untuk kemajuan blog ini. TERIMAKASIH