iklan

loading...

Thursday, November 22, 2012

Codein

CODEIN 20 MG

KOMPOSISI :

Codein 10 mg (No.Reg. GNL9712411810A1)
Tiap tablet mengandung:
Kodein Fosfat hemihidrat setara dengan Kodein 10 mg
Codein 15 mg (No.Reg. GNL9712411810B1)
Tiap tablet mengandung:
Kodein Fosfat hemihidrat setara dengan Kodein 15 mg
Codein 20 mg (No.Reg. GNL9712411810C1)
Tiap tablet mengandung:
Kodein Fosfat hemihidrat setara dengan Kodein 20 mg

FARMAKOLOGI :

Kodein merupakan analgesik agonis opioid. Efek kodein terjadi apabila kodein berikatan secara agonis dengan reseptor opioid di berbagai tempat di susunan saraf pusat. Efek analgesik kodein tergantung afinitas kodein terhadap reseptor opioid tersebut.Kodein dapat meningkatkan ambang rasa nyeri dan mengubah reaksi yang timbul di korteks serebri pada waktu persepsi nyeri diterima dari thalamus.Kodein juga merupakan antitusif yang bekerja pada susunan saraf pusat dengan menekan pusat batuk.

INDIKASI :

- Antitusif
- Analgesik

KONTRAINDIKASI :

Asma bronkial, emfisema paru-paru, trauma kepala, tekanan intrakranial yang meninggi, alkoholisme akut, setelah operasi saluran empedu.

DOSIS :

Sebagai analgesik:
- Dewasa : 30 - 60 mg, tiap 4 - 6 jam sesuai kebutuhan.
- Anak-anak : 0,5 mg/kg BB, 4-6 kali sehari

Sebagai antitusif :

- Dewasa : 10-20 mg, tiap 4 - 6 jam sesuai kebutuhan, maksimum 60 mg perhari.
- Anak6-12tahun : 5-10 mg, tiap 4 - 6 jam, maksimum 60 mg perhari.
- Anak 2-6 tahun : 1 mg/kg BB perhari dalam dosis terbagi, maksimum 30 mg perhari.

Sebagai antitusif tidak dianjurkan untuk anak di bawah 2 tahun.

EFEK SAMPING :
- Dapat menimbulkan ketergantungan.
- Mual, muntah, idiosinkrasi, pusing, sembelit.
- Depresi pernafasan terutama pada penderita asma, depresi jantung dan syok.

PERINGATAN DAN PERHATIAN :
- Hati-hati penggunaan pada pasien dengan infark miokardial dan penderita asma.
- Hindari minuman beralkohol.
- Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan karena dapat menyebabkan kerusakan fungsi hati.
- Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita penyakit ginjal.
- Hati-hati pada pemberian jangka panjang.

INTERAKSI OBAT :
- Hendaknya hati-hati dan dosis dikurangi, apabila digunakan bersama-sama dengan obat-obat depresan lain, anestetik, tranquilizer, sedatif, hipnotik dan alkohol.
- Tranquilizer terutama fenotiazin bekerja antagonis terhadap analgesik opiat agonis.
- Dekstroamfetamin dapat menghambat efek analgesik opiat agonis.
- Jangan diberikan bersama-sama dengan penghambat MAO dan dalam jangka waktu 14 hari setelah pemberian penghambat MAO.

KEMASAN :

Dalam botol berisi 250 tablet.
Simpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya.
HARUS DENGAN RESEP DOKTER

PT. KIMIA FARMA
JAKARTA-INDONESIA



Codeine 20 MG

COMPOSITION:

Codeine 10 mg (No.Reg. GNL9712411810A1)
Each tablet contains:
Codeine Phosphate Codeine hemihidrat equivalent to 10 mg
Codeine 15 mg (No.Reg. GNL9712411810B1)
Each tablet contains:
Codeine Phosphate Codeine hemihidrat equivalent to 15 mg
Codeine 20 mg (No.Reg. GNL9712411810C1)
Each tablet contains:
Codeine Phosphate Codeine hemihidrat equivalent to 20 mg

PHARMACOLOGY:

Codeine is an opioid agonist analgesic. The effect of codeine occurs when agonist binds codeine with opioid receptors in different parts of the central nervous system. Dependent analgesic effect of codeine codeine affinity for opioid receptors tersebut.Kodein can increase pain threshold and changing reactions that arise in the cerebral cortex during pain perception received from thalamus.Kodein also an antitussive that works on the central nervous system to suppress cough center.

INDICATION:

- Antitussive
- Analgesics

CONTRAINDICATIONS:

Bronchial asthma, pulmonary emphysema, head trauma, elevated intracranial pressure, acute alcoholism, after bile duct surgery.

DOSAGE:

As an analgesic:
- Adult: 30-60 mg every 4-6 hours as needed.
- Children: 0.5 mg / kg, 4-6 times a day

As antitussives:

- Adult: 10-20 mg every 4-6 hours as needed, maximum 60 mg per day.
- Anak6-12tahun: 5-10 mg every 4-6 hours, maximum of 60 mg per day.
- Children 2-6 years: 1 mg / kg body weight per day in divided doses, maximum 30 mg per day.

As antitussives is not recommended for children under 2 years old.

SIDE EFFECTS:
- Can lead to dependence.
- Nausea, vomiting, idiosyncrasy, dizziness, constipation.
- Respiratory depression, especially in patients with asthma, cardiac depression and shock.

WARNING AND CAUTION:
- Be careful use in patients with myocardial infarction and patients with asthma.
- Avoid alcoholic beverages.
- Do not exceed the recommended dose as it can cause liver damage.
- Careful use of these drugs in patients with kidney disease.
- Be careful on the long-term.

DRUG INTERACTIONS:
- Should be careful and reduced doses, when used in conjunction with other depressant drugs, anesthetics, tranquilizers, sedatives, hypnotics and alcohol.
- Especially phenothiazine tranquilizers work antagonistic towards opiate agonist analgesics.
- Dekstroamfetamin can inhibit the analgesic effect of opiate agonists.
- Do not be given together with MAO inhibitors or within 14 days after the administration of MAO inhibitors.

PACKAGING:

In bottles containing 250 tablets.
Store in a tightly closed container, in a cool, dry, and protected from light.
Requires a doctor's prescription

PT. CHEMICAL FARMA
JAKARTA-INDONESIA

No comments:

Post a Comment

Mohon kritik dan saran dari para pembaca untuk kemajuan blog ini. TERIMAKASIH