iklan

loading...

Sunday, June 24, 2012

Gangguan Pertukaran Gas

O2
Gangguan Pertukaran Gas Adalah Kelebihan atau kekurangan dalam oksigenasi dan atau pengeluaran karbondioksida di dalam membran kapiler alveoliyang bisanya terjadi pada penyakit edema paru.

Batasan karakteristik :

- Gangguan penglihatan

- Penurunan CO2

- Takikardi

- Hiperkapnia

- Keletihan

- Somnolen

- Iritabilitas

- Hypoxia

- Kebingungan

- Dyspnoe

- Nasal faring

- AGD Normal

- Sianosis

- Warna kulit abnormal (pucat, kehitaman)

- Hipoksemia

- Hiperkarbia

- Sakit kepala ketika bangun

- Frekuensi dan kedalaman nafas abnormal

Faktor faktor yang berhubungan :

- ketidakseimbangan perfusi ventilasi

- perubahan membran kapiler-alveolar

NOC Label:

- Respiratory Status : Gas exchange

- Respiratory Status : ventilation

- Vital Sign Status

Kriteria Hasil :

- Mendemonstrasikan peningkatan ventilasi dan oksigenasi yang adekuat

- Memelihara kebersihan paru paru dan bebas dari tanda tanda distress pernafasan

- Mendemonstrasikan batuk efektif dan suara nafas yang bersih, tidak ada sianosis dan dyspneu (mampu mengeluarkan sputum, mampu bernafas dengan mudah, tidak ada pursed lips)

- Tanda tanda vital dalam rentang normal

NIC :

Airway Management

Buka jalan nafas, guanakan teknik chin lift atau utter thrust bila perlu
Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi
Identifikasi pasien perlunya pemasangan alat jalan nafas buatan
Pasang mayo bila perlu
Lakukan fisioterapi pappa jika perlu
Keluarkan sekret dengan batuk atau suction
Auskultasi suara nafas, catat adanya suara tambahan
Lakukan suction pada mayo
Berika bronkodilator bial perlu
Barikan pelembab udara
Atur intake untuk cairan mengoptimalkan keseimbangan.
Monitor respirasi dan position O2

Respiratory Monitoring
Monitor rata – rata, kedalaman, irama dan usaha respirasi
Catat pergerakan dada,amati kesimetrisan, penggunaan otot tambahan, retraksi otot supraclavicular dan intercostal
Monitor suara nafas, seperti dengkur
Monitor pola nafas : bradipena, takipenia, kussmaul, hiperventilasi, cheyne stokes, biot
Catat lokasi trakea
Monitor kelelahan otot diagfragma (gerakan paradoksis)
Auskultasi suara nafas, catat area penurunan / tidak adanya ventilasi dan suara tambahan
Tentukan kebutuhan suction dengan mengauskultasi crakles dan ronkhi pada jalan napas utama
auskultasi suara paru setelah tindakan untuk mengetahui hasilnya

No comments:

Post a Comment

Mohon kritik dan saran dari para pembaca untuk kemajuan blog ini. TERIMAKASIH